INFO SEKOLAH|SMA Negeri 1 Terbanggi Besar

SMA Negeri 1 Terbanggi Besar

KOMANG_BUDI.BLOG - ”SMA ini lahir dengan nama SMA Poncowati, yang merupakan realisasi dari kebijakan pemerintah kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), agar anggota ABRI yang telah purnabhakti, bersedia ditempatkan di pemukiman baru sebagai transmigran. Sekolah-sekolah didirikan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, bagi putra putri para purnawirawan transmigran, sehingga mereka kelak dapat meneruskan perjuangan orang tua mereka. Bukan lagi dalam bentuk perjuangan fisik melainkan perjuangan memerangi kebodohan,” ungkapnya.
Proses lahirnya SMA Poncowati, diawali oleh perintah/keputusan PATITRAD (Perwira Tinggi Transmigrasi Angkatan Darat)/DE II MENJPAANGAD Nomor : Kep-02/2/1965 tanggal 2 februari 1965. selanjutnya SMA Poncowati secara resmi dibuka pada tanggal 31 Juli 1965. Selanjutnya, oleh Departemen Angkatan Darat dalam hal ini oleh Dinas Transmigrasi Angkatan Darat.
”Pada awalnya SMA Poncowati belum memiliki gedung sendiri sehingga harus menumpang di SMP Poncowati (Sekarang SMPN 1 Terbanggibesar) yang lebih dahulu berdiri. Fasilitas meubelair juga masih memakai milik dari SMP Poncowati. Jumlah murid pertama kalinya 29 orang, yang terdiri dari 23 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Sementara, tenaga pengajar dan tata usaha yang berjumlah 6 orang, merupakan staf dari SMP Poncowati dan staf korlak transad. Jabatan kepala sekolah pertama kali dipegang oleh Suwito Wardoyo, yang pada waktu itu merupakan Kepala SMP Poncowati. Kemudian, berdasarkan surat perintah dan korlak 1 transad Nomor : PRIN - 122/12/1966 pimpinan sekolah diserahterimakan dari Suwito Wardoyo kepada Drs. Y. Hardjanto yang merupakan anggota Dewan Pembina Transmigrasi Angkatan darat pada saat itu,” tuturnya.
Pada perjalanannya dari SMP Poncowati, sekolah kemudian dipindahkan ke persimpangan antara Jalan Negara Lintas Sumatera dengan jalan masuk Desa Poncowati, yang saat ini dikenal dengan Jalan Ahmad yani. ”Ketika itu sekolah menempati komplek bangunan Kantor Komando Pelaksana Transmigrasi Angkatan Darat (Kolak Transad). Bangunan Kolak Transad inilah yang disebut Kopel. Kemudian, sejak itulah kawasan sekitar sekolah ini dikenal oleh sebutan Kopel,” jelasnya.
Selanjutnya, sesuai dengan hasil peninjauan Departemen Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Provinsi Lampung Tanggal 18 Desember 1965, didukung dengan perkembangan wilayah Kecamatan Terbanggibesar dan sekitarnya, serta animo masyarakat untuk bersekolah di SMA Poncowati, juga didukung oleh Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSPIDA) setempat, maka pada tanggal 25 Maret 1966, SMA Poncowati diusulkan ke Jakarta untuk menjadi SMA yang berstatus Negeri.
”Usulan status SMA negeri ini tidak serta merta direalisasikan, namun melalui proses yang panjang. Pada tanggal 1 Agustus 1966 SMA Poncowati dikukuhkan menjadi SMA Filial dari SMA Negeri 2 Tanjungkarang dengan nomor 446, sehingga saat itu dikenal dengan sebutan SMA Poncowati 446. Sementara itu, pada tanggal 20 September 1966 pimpinan sekolah diserahterimakan dari bapak Drs. Y Hardjanto kepada penggantinya bapak Drs. Mugohardjo S.P. Akhirnya, dengan SK Mendikbud Nomor : 0261/0/1977 tanggal 12 Juni 1977 SMA Poncowati yang merupakan Filial SMA Negeri 2 Tanjungkatang dikukuhkan menjadi SMA Poncowati dengan W. Siahaan, B.A. (Alm) sebagai kepala sekolah pertama. Atas dasar SK negeri inilah setiap tanggal 12 Juni kita rayakan sebagai hari ulang tahun sekolah yang kami cintai dan banggakan ini. Lalu, pada tahun pelajaran 1997/1998, penamaan dan penomoran sekolah didasarkan pada nama kecamatan sehingga SMA Negeri Poncowati berubah nama menjadi SMU Negeri 1 Terbanggi Besar dan sering disebut-sebut sebagai SMUNSA. Kemudian, pada tahun 2003/2004 SMU Negeri 1 Terbanggibesar berubah nama menjadi SMANSA, sesuai dengan peraturan yang mengembalikan status SMU ke SMA.

LOKASI: 

WEBBSITE:

INSTAGRAM:

9 Responses to "INFO SEKOLAH|SMA Negeri 1 Terbanggi Besar"

Komentar yang tidak sesuai dengan syarat & ketentuan kami, akan kami hapus