TEKS LITERASI


A. PENGERTIAN LITERASI SECARA UMUM

    Istilah literasi dalam bahasa latin disebut sebagai Literatus yang artinya adalah orang yang belajar.  Pengertian literasi secara umum adalah kemampuan individu mengolah dan memahami informasi saat membaca atau menulis. 


B. JENIS-JENIS LITERASI 
  • Literasi Kesehatan
Literasi kesehatan merupakan kemampuan untuk memperoleh, mengolah serta memahami informasi dasar mengenai kesehatan serta layanan-layanan apa saja yang diperlukan di dalam membuat keputusan kesehatan yang tepat.
  • Literasi Finansial
Yang kedua adalah literasi finansial, yakni kemampuan di dalam membuat penilaian terhadap informasi serta keputusan yang efektif pada penggunaan dan juga pengelolaan uang, dimana kemampuan yang dimaksud mencakup berbagai hal yang ada kaitannya dengan bidang keuangan.
  • Literasi Digital
Literasi digital merupakan kemampuan dasar secara teknis untuk menjalankan komputer serta internet, yang ditambah dengan memahami serta mampu berpikir kritis dan juga melakukan evaluasi pada media digital dan bisa merancang konten komunikasi.
  • Literasi Data
Literasi data merupakan kemampuan untuk mendapatkan informasi dari data, lebih tepatnya kemampuan untuk memahami kompleksitas analisis data
  • Literasi Kritikal
Literasi kritikal merupakan suatu pendekatan instruksional yang menganjurkan untuk adopsi perspektif secara kritis terhadap teks, atau dengan kata lain, jenis literasi yang satu ini bisa kita pahami sebagai kemampuan untuk mendorong para pembaca supaya bisa aktif menganalisis teks dan juga mengungkapkan pesan yang menjadi dasar argumentasi teks
  • Literasi Visual
Literasi visual adalah kemampuan untuk menafsirkan, menciptakan dan menegosiasikan makna dari informasi yang berbentuk gambar visual. Literasi visual bisa juga kita artikan sebagai kemampuan dasar di dalam menginterpretasikan teks yang tertulis menjadi interpretasi dengan produk desain visual seperti video atau gambar
  • Literasi Teknologi
Literasi teknologi adalah kemampuan seseorang untuk bekerja secara independen maupun bekerjasama dengan orang lain secara efektif, penuh tanggung jaab dan tepat dengan menggunakan instrumen teknologi untuk mendapat, mengelola, kemudian mengintegrasikan, mengevaluasi, membuat serta mengkomunikasikan informasi.
  • Literasi Statistik
Literasi statistik adalah kemampuan untuk memahami statistik. Pemahaman mengenai ini memang diperlukan oleh masyarakat supaya bisa memahami materi-materi yang dipublikasikan oleh media.
  • Literasi Informasi
Literasi informasi merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang di dalam mengenali kapankah suatu informasi diperlukan dan kemampuan untuk menemukan serta mengevaluasi, kemudian menggunakannya secara efektif dan mampu mengkomunikasikan informasi yang dimaksud dalam berbagai format yang jelas dan mudah dipahami
C. PRINSIP DAN CIRI-CIRI LITERASI
prinsip dan ciri-ciri literasi yakni:
1. Interpretasi
Penulis/pembicara dan pembaca/pendengar berpartisipasi dalam interpretasi, yakni penulis/pembicara menginterpretasikan dunia (peristiwa, pengalaman, gagasan, perasaan, ide, dan lain-lain), dan pembaca/pendengar kemudian menginterpretasi interpretasi penulis/pembaca dalam bentuk konsepsinya sendiri tentang dunia.
2. Kolaborasi
Terdapat kerjasama antara dua pihak yakni penulis/pembicara dan pembaca/pendengar. Kerjasama yang dimaksud tersebut dalam upaya mencapai suatu pemahaman bersama. Penulis/pembicara memutuskan apa yang harus ditulis/dikatakan atau yang tidak perlu ditulis/dikatakan berdasarkan pemahaman mereka terhadap pembaca/pendengar. Sedangkan pembaca/pendengar mencurahkan motivasi, pengetahuan, dan pengalaman mereka untuk memaknai teks penulis/pembicara.
3. Konvensi
Konvensi ini mencakup aturan-aturan bahasa baik lisan maupun tertulis. Seseorang membaca dan menulis atau menyimak dan berbicara ditentukan oleh konvensi/kesepakatan kultural (tidak universal) yang berkembang melalui penggunaan dan dimodifikasi untuk tujuan-tujuan individual.
4. Pengetahuan kultural
Membaca dan menulis atau menyimak dan berbicara berfungsi dalam sistem-sistem sikap, keyakinan, kebiasaan, cita-cita, dan nilai tertentu. Untuk itu, literasi melibatkan pengetahuan kultural.
5. Pemecahan masalah
Kata-kata selalu melekat pada konteks linguistik dan situasi yang melingkupinya, maka tindak membaca, menulis, menyimak, dan berbicara melibatkan upaya membayangkan hubungan-hubungan di antara kata-kata, frase-frase, kalimat-kalimat, unit-unit makna, teks-teks, dan dunia. Upaya membayangkan ini merupakan suatu bentuk pemecahan masalah.
6. Refleksi dan refleksi diri
Penulis/pembicara dan pembaca/pendengar memikirkan bahasa dan hubungan-hubungannya dengan dunia dan diri sendiri. Setelah berada dalam situasi komunikasi mereka memikirkan apa yang telah mereka katakan, bagaimana mengatakannya, dan mengapa mengatakan hal tersebut.
7. Penggunaan bahasa
Literasi bukanlah sebatas pada sistem-sistem bahasa (lisan/tulis) melainkan mensyaratkan pengetahuan tentang bahasa tersebut digunakan baik dalam konteks lisan maupun tertulis untuk menciptakan sebuah wacana.

D. LANGKAH-LANGKAH MELITERASI BUKU

1) S-Survey (memeriksa, meneliti atau mengidentifikasi seluruh teks).
Survey atau prabaca adalah teknik untuk mengenal bahan bacaan sebelum membacanya secara lengkap, dilakukan untuk mengenal susunan dari isi bahan bacaan yang akan dibaca dengan maksud untuk.

  • Mempercepat menangkap arti,
  • Mendapatkan abstrak,
  • Mengetahui ide-ide penting,
  • Melihat susunan bahan bacaan tersebut,
  • Mendapat minat perhatian yang saksama terhadap bacaan, dan
  • Memudahkan mengingat lebih banyak dan memahami lebih mudah.

Tindakan pertama yang perlu dilakukan dalam survey buku adalah memperhatikan judul buku dan mengajukan pertanyaan tentang topik yang terkandung di dalamnya. Lalu melihat nama penulis dan atributnya yang bisaanya memberikan petunjuk isi tulisan. Melihat aktualisasinya, dapat melihat tahun penerbitannya. Jika terdapat sampul bagian belakang, sebaiknya perlu dibaca karena memuat pesan penerbit mengenai hal penting dari buku. Tahap berikutnya adalah dengan menelusuri daftar isi, membaca pengantar, melihat tabel, grafik, apendiks dan menelusuri indeks.

2) Q-Question (menyusun daftar pertanyaan yang relevan dengan teks)
Bersamaan pada saat survey, pembaca mengajukan pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang isi bacaan itu, dengan mengubah judul dan subjudul serta sub dari subjudul menjadi suatu pertanyaan. Kata-kata yang digunakan adalah siapa, apa, kapan, dimana, atau mengapa.

3) R-Read (membaca teks secara aktif untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah disusun)
Pada tahap ini, pembaca membaca teks tersebut bagian demi bagian, lalu mencari jawaban atas pertanyaan yang dibentuk berdasarkan judul-judul bagian atau pertanyaan lain yang muncul sehubungan dengan topik bacaan itu dengan mengkonsentrasikan pada penguasaan ide pokok serta detail yang penting, yaitu mendukung ide pokok, memperlambat cara membaca di bagian-bagian penting atau yang dianggap sulit dan mempercepat kembali pada bagian yang tidak penting atau yang telah diketahui.

4) R-Recite atau Recall (menjawab dan menghafal setiap jawaban yang telah ditemukan)
Dalam tahap ini pembaca berhenti sejenak setiap selesai membaca suatu bagian dan mencoba menjawab pertanyaan bagian itu atau menyebutkan hal-hal penting dari bab itu. Pada kesempatan itu, pembaca juga dapat membuat catatan seperlunya.

5) R-Review (meninjau ulang seluruh jawaban atas pertanyaan yang tersusun pada langkah kedua dan ketiga)
Salah satu bentuk review adalah dengan membaca ulang untuk menelusuri kembali judul-judul dan subjudul, jawaban atas pertanyaan, serta bagian penting lainnya dengan menemukan pokok-pokok penting yang perlu untuk diingat kembali. Membaca ulang dalam tahap ini bukan berarti membaca ulang seluruh bahan bacaan yang telah dibaca sebelumnya melainkan membaca ulang sebagian bahan bacaan saja. membantu daya ingat dan memperjelas pemahaman juga untuk mendapatkan hal-hal penting yang terlewatkan

E. STRUKTUR TEKS LITERASI

1. Fiksi
a.data buku
b. info singkat tentang terbitan,edisi
c. ringkasan cerita 
d. tanggapan penulis ttg cerita
e. penilaian terhadap buku
f. data penulis

2. Non fiksi
1. bagian cover buku 
2. rincian subbab buku 
3. judul sub bab
4. tokok dan penokohan 
5. tema cerita 
6. bahasa yang di gunakan 
7. penyajian alur cerita

F. CONTOH LITERASI

Untuk melihat contoh teks literasi silahkan KLIK DISINI

SEKIAN, TERIMA KASIH :)

8 Responses to "TEKS LITERASI"

Komentar yang tidak sesuai dengan syarat & ketentuan kami, akan kami hapus